Info dari @INDPEDIA
Menurut studi dari Harvard, Google setidaknya menghasilkan penghasilan US$497 juta (Rp7 triliun) per tahun akibat kesalahan ketik pengguna. Ini terjadi karena ketika pengguna membuat typo, mereka akan dialihkan ke situs-situs yang sengaja dibuat untuk menampung kesalahan tersebut.
Situs tersebut dikenal sebagai “typo-squatting” dan ternyata mereka membayar biaya iklan yang cukup besar kepada Google.






0 komentar:
Posting Komentar