Azan kembali bergema di Hagia Sofia setelah lebih dari 86 tahun dilarang dikumandangkan setelah diubah fungsinya oleh Mustafa Kemal Attaturk menjadi museum. kini masyarakat turki menyambut dengan riang gembira disekeliling Hagia sofia yang kini statusnya kembali diubah menjadi masjid kembali oleh Erdogan.
banyak analis-analis berkomentar mengenai peristiwa ini tapi pendapat yang mayoritas berkesimpulan bahwa erdogan membuat kebijakan yang populer berkenaan pemilu yang akan datang. tapi tahukah anda ternyata erdogan telah lebih dahulu menyatakan impiannya tersebut ke publik semenjak ia menjabat sebagai walikota Istanbul dahulu 1994.
Dalam salah satu wawancara Erdogan dg salah satu majalah media arab ketika dulu masih menjabat sbg walikota Istanbul. Erdogan dengan mantap berkata ketika itu: wajah Islam kan kembali ke Istanbul dan Hagia Sophia akan kembali menjadi masjid.
Erdogan terpilih sebagai walikota Istanbul dalam pemilihan lokal pada tanggal 27 Maret 1994. Ia dipenjara pada tanggal 12 Desember 1997 karena puisinya yang bermasalah. Setelah empat bulan di penjara, Erdogan mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pada 14 Agustus 2001. Dari tahun pertama, AKP menjadi gerakan politik yang didukung publik terbesar di Turki. Dalam pemilihan umum 2002, AKP memenangkan dua pertiga kursi di parlemen, membentuk pemerintahan partai tunggal setelah 11 tahun.
Tuduhan terhadap Erdogan adalah karena ia membacakan kutipan dari penyair puisi Ziya Gokalp yang disampaikan dengan sangat antusias didepan publik. Bait puisi itu dibacakan dengan keras selama Konferensi Umum Partai Refah di kota Sard, Anotilia tenggara.
Adapun bait-bait puisi dari penyair Ziya Gokalp sebagai berikut:
Masjid adalah barak kami
Kubah adalah penutup kepala kami
Menara adalah bayonet kami
Orang-orang beriman adalah tentara kami
Tentara ini yang menjaga agama kami
Impian erdogan yang akhirnya terwujud 26 tahun kemudian setelah pula mengantar Turki melewati masa-masa kritis ekonomi dan politik serta tekanan sekuler menjadi negara yang maju setara dengan Amerika dan Rusia dalam meja perundingan, bersahabat dengan pergerakan Islam, bahkan mendukung seluruh pergerakan pembebasan dan membantu wilayah islam yang sedang musibah







0 komentar:
Posting Komentar