Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) beberapa saat lalu menggelar survei persepsi publik untuk mengukur kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi pandemi, serta respons publik terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah selama pandemi.
Salah satu yang menjadi materi survei adalah menilai persepsi publik soal organisasi masyarakat yang peduli dengan kepentingan warga di masa pandemi COVID-19.
Hasilnya adalah : Muhammadiyah (17,26%), Ikatan Dokter Indonesia (16,51%), Nahdlatul Ulama (12,55%) dan Relawan Indonesia Bersatu Lawan Corona (10,47%), Aksi Cepat Tanggap (6,13%), PKPU (5,19%), MUI (4,53%), PMI (3,21%), Gugus Tugas COVID-19 (2,26%), FPI (1,51%), BNPB (1,32%) dan lainnya (16,13%).
“Temuan itu menunjukkan bahwa kepentingan warga tidak hanya berkaitan dengan penanggulangan bencana dan bantuan sosial yang diberikan, melainkan juga advokasi terhadap kepentingan publik di masa krisis. Karena pandemi COVID-19 telah menimbulkan krisis di berbagai sektor kehidupan masyarakat, tak hanya mengancam kesehatan,” ungkap Hafidz Muftisany, jelas juru bicara LKSP dalam rilisnya, Senin (30/6).
Sementara itu untuk partai politik yang dipandang peduli terhadap kepentingan warga di saat pandemi yang tertinggi adalah PKS (39,91%), Gerindra (22,23%), PDIP (11,33%), Partai Demokrat (9,38%), PKB (4,30 %), PAN (4,15%), Golkar (2,05%), Nasdem (1,71%), dan PPP (0,78%), yang menjawab tidak tahu (4,15%).
Survei dilakukan antara 20-27 Mei 2020 dengan melibatkan 2.047 responden di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Metode penentuan sampling menggunakan Krejcie-Morgan dengan margin of error 2,183 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden dipilih secara acak dan proporsional pada tiap-tiap provinsi. Responden mengisi daftar pertanyaan secara daring setelah dipastikan terkontak secara individual.
Hafidz juga menyebutkan, bukan hanya kebijakan di bidang kesehatan seperti pemberlakuan protokol kesehatan dan penerapan PSBB yang mendapat respons publik, tetapi juga kebijakan strategis lain seperti penerbitan Perppu Nomor 1 Tahun 2020, pembahasan RUU Cipta Kerja, program Kartu Prakerja dan izin tenaga kerja asing (TKA) masuk Indonesia.
Muhammadiyah dalam menangani corona telah membentuk Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC), dan merawat pasien positif di lebih dari 50 RS yang dibinanya seluruh Indonesia. Tercatat telah ada 417 pasien positif yang dirawat di RS Muhammadiyah, juga 2.201 PDP dan 3.404 ODP.
Sementara untuk partai politik sebagaimana parpol lain , PKS menggalang dana hingga lebih dari Rp 90 miliar dan telah mendistribusikan bantuan mereka ke berbagai fasilitas rumah sakit juga termasuk warga terdampak.
Sumber : Kumparan








0 komentar:
Posting Komentar